Banyak orang memulai hijrah dengan semangat yang menggebu-gebu. Mereka berusaha memperbaiki diri, mendekat kepada Allah, dan meninggalkan kebiasaan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Namun seiring berjalannya waktu, tidak sedikit yang mulai melemah, kehilangan semangat, bahkan kembali kepada kebiasaan lama yang pernah ditinggalkan.
Dalam kajian “Hijrah Nan Hilang”, Ustadz Farhan Abu Furaihan mengajak kita untuk merenungkan kembali makna hijrah yang sesungguhnya. Hijrah bukan sekadar perubahan penampilan atau semangat sesaat, tetapi perjalanan panjang yang membutuhkan keikhlasan, ilmu, kesabaran, dan istiqamah.
Kajian ini membahas berbagai faktor yang dapat menyebabkan seseorang kehilangan semangat hijrah, mulai dari lingkungan yang kurang mendukung, lemahnya hubungan dengan Al-Qur’an dan ilmu agama, hingga kurangnya kesungguhan dalam menjaga amal dan ibadah. Di sisi lain, disampaikan pula langkah-langkah penting agar hijrah tetap terjaga dan terus bertumbuh hingga akhir hayat.
Setiap Muslim tentu menginginkan akhir yang baik dan kehidupan yang semakin dekat dengan Allah. Karena itu, menjaga semangat hijrah adalah tanggung jawab yang harus terus diperjuangkan. Jangan sampai perubahan yang telah dibangun dengan susah payah hilang begitu saja karena kelalaian atau godaan dunia yang sementara.
Saksikan kajian “Hijrah Nan Hilang” bersama Ustadz Farhan Abu Furaihan. Semoga menjadi pengingat yang berharga untuk memperkuat istiqamah, menjaga keimanan, dan terus melangkah di jalan kebaikan hingga bertemu dengan Allah dalam keadaan terbaik.
